Waktu Shalat

Shalat Zuhur adalah shalat yang mula-mula diajarkan Jibril kepada Nabi Muhammad saw dan dikerjakan Nabi seperti yang di Firmankan Allah swt:


أَقِمِ الصَّلَاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ

Artinya: ''Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir''. (QS.Al-Isra' : 78)

Waktu Shalat


Dalil yang menerangkan semua waktu shalat yang lima adalah dari Firman Allah yang berbunyi:

.... وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ الْغُرُوبِ وَمِنَ اللَّيْلِ فَسَبِّحْهُ

Artinya: ''Dan bertasbihlah sambil memuji Tuhanmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam(nya) ... dan bertasbihlah kepada-Nya di malam hari''. (QS.Qaaf; 39-40)

Yang dimaksudkan dalam firman Allah sebelum terbit matahari ialah waktu shalat subuh dan Sebelum terbenam ialah waktu shalat Zuhur dan Ashar dan di malam hari ialah waktu shalat Magrib dan Isya.


Waktu Shalat Zuhur
Waktu shalat Zuhur terbagi kepada enam waktu: (1) Waktu fadhilah yaitu awalnya. (2) waktu jawaz yaitu hingga tinggal sekedar menyelesaikan shalat. (3) waktu hurmah yaitu akhir waktu yang tidak sempat lagi menyelesaikan shalat seluruhnya dalam waktunya. (4) waktu darurat. (5) waktu uzur yaitu waktu Azar bagi orang yang musyafir yang mengerjakan jamak takhir. (6) waktu ikhtiar yaitu waktu jawaz.

Waktu Shlat Azar
Waktu Azar ialah mengiringi akhir waktu Zuhur dan waktunya sampai dengan tenggelam matahari seperti yang disebutkan dalam hadis yang terdahulu dan hadis yang berbunyi:

مَنْ أَدْرَكَ رَكْعَةً مِنْ الْعَصْرِ قَبْلَ أَنْ تَغْرُبَ الشَّمْسُ فَقَدْ أَدْرَكَ الْعَصْرَ

Artinya: ''Barang siapa mendapat satu rakaat sebelum matahari terbenam berarti ia telah mendapat shalat Ashar''. (HR.Bukhari dan Muslim dari Abi Hurairah)

Waktu Shalat Magrib
Waktu shalat magrib itu mengiringi tenggelam matahari dan diketahui tenggelam matahari di laut atau di tempat lain dengan melihatnya sekalipun hanya tinggal cahayanya. Dan diketahui tenggelamnya matahari bagi yang tinggal di kampung dan di ladang dengan adanya cahaya kuning dengan hilangnya cahaya kuning yang kelihatan pada hubungan rumah. dan waktu sampai hilang mega berwarna merah di tepi langit. Sebagaimana yang diterangkan dalam hadis yang berbunyi: 

وَقْتُ صَلاَةِ الْمَغْرِبِ مَا لَمْ يَغبِ الشَّفَقُ

Artinya: ''Waktu shalat magrib selama belum hilang mega merah''. (HR.Muslim dari Abdullah bin Amrin)

Waktu Shalat Isya
Awal waktu isya itu hilang mega berwarna merah dan sunnah melambatkannya sampai benar-benar hilang mega yang kuningdan yang putih. waktunya sampai terbit fajar shadik sesuai dengan hadis yang dikemukakan terdahulu yang berbunyi:

ليس فِى النَّوْمَ تَّفْرِيطُ وَ إِنَّمَا التَّفْرِيطُ عَلَى مَنْ لَمْ يُصَلِّ الصَّلاَةَ حَتَّى يَجِىءَ وَقْتُ الصَّلاَةِ الأُخْرَى

Artinya: ''Tidur bukan suatu kelalaian. Sesungguhnya (yang disebut) kelalaian ialah orang yang belum mengerjakan shalat samapai datang waktu shalat yang lain''. (HR.Muslim dari Abi Qatadah)

مَنْ أَدْرَكَ رَ مِنْ الصُّبْحِ رَكْعَةً قَبْلَ أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ فَقَدْ أَدْرَ كَهَا

Artinya: ''Barang siapa yang mendapat serakaat dari shalat Subuh sebelum terbit matahari maka sesungguhnya berari ia telah mendapat shalat Subuh''. (HR.Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah)

Waktu shalat Subuh dianggap habis dengan terbitnya setengah matahari, berbeda dengan tenggelam matahari yang menunjukkan akhir waktu ashar.

share to whatsapp

0 Comments In "Waktu Shalat"