Tanda-tanda Akan Keberhasilan dan Kesuksesan

Setiap segala sesuatu memiliki permulaan dan akhiran. Keberhasilan dan kesuksesan di akhir sangat sangat di tentukan kebenaran komitmen di awal dan kesungguhan dalam memegang komitmen secara konsisten hingga akhir. Ketika seseorang telah mengawali suatu aktivitas dengan niat yang benar kemauan yang kuat dan konsisten dalam menjalankannya seraya memohon pertolongan kepada Allah Subhanahu wata'ala serta mengorientasikan demi mencari keridhaan Allah Subhanahu wata'ala. Bertawakal kepada-Nya niscaya ia akan lulus dan sukses hingga akhir.

Keberhasilan dan Kesuksesan

Tanpa pertolongan dari Allah Subhanahu wata'ala kita tidak akan mempunyai kekuatan sedikitpun. Hal yang demikian merupakan dasar yang harus menjadi pegangan bagi setiap hamba. Tetapi dalam kontek pergaulan, tingkah laku lahiriah itu terkadang tidak sesuai dengan bathinnya. Apa yang terlihat secara lahir belum dapat di percaya secara penuh sebagai cerminan dari hatinya. 

Sikap yang terkadang lemah lembut, tingkah laku yang simpatik, terkadang bisa di buat-buat oleh seorang munafik. Disinilah di perlukan kewaspadaan dan ketajaman penglihatan agar tidak tertipu dengan penampilan lahir orang munafik, yang kebaikan lahirnya hanya untuk mendapatkan kesaksian dari manusia. Agar ia dianggap sebagai orang yang baik.

Sebagaimana Firman Allah Sbhanahu wata'ala:
وَإِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَحْدَهُ اشْمَأَزَّتْ قُلُوبُ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ ۖ وَإِذَا ذُكِرَ الَّذِينَ مِنْ دُونِهِ إِذَا هُمْ يَسْتَبْشِرُونَ

Artinya: ''Dan apabila hanya nama Allah yang disebut, kesallah hati orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat; dan apabila nama sembahan-sembahan selain Allah yang disebut, tiba-tiba mereka bergirang hati.'' (Q.S. Az-Zumar: 45)
Berbeda dengan orang salih yang arif, apa yang terefleksi dalam sikap lahiriahnya merupakan cermin dari bathinnya. Setiap gerakan lahirnya merupakan bekas dari gerakan bathinnya. Apa yang tersirat di wajah, dan segala tingkah laku, gerak lahiriah, isyarat, pembicaraan dan diamnya, adalah sebagai petunjuk yang terlahir dari hati dan nuraninya.

Tidak ada sesuatupun yang menyekutui Allah Subhanahu wata'ala, Dia adalah maha tinggi di dalam keagungan dan kebesaran kekuasaan-Nya. Tidak ada yang sekutu bagi-Nya di dalam kerajaan dan pemberian-Nya dan tidak pula ada yang keserupaan dan penyertaan dalam peribadatan dan penyembahan kepada-Nya. 

Sebagai bukti atas pembenaran hal ini, ketika disebut akan keesaan dan kemaha kuasaan Allah Subhanahu wata'ala terhadap sesuatu, maka hati orang yang beriman menjadi lapang, membenarkan dan menerimanya dengan sepenuh hati. Hati menjadi tenang dan gembira bila keesaan dan kemaha kuasaan Allah Subhanahu wata'ala yang di sebut-sebut. Hal ini sekaligus merupakan bukti akan kebenaran kearifan hatinya, dan kekuatan akidah di dalam hatinya. Itulah yang dinamakan keberhasilan dan kesuksesan Hati.
Semoga bermanfaat :)
share to whatsapp

0 Comments In "Tanda-tanda Akan Keberhasilan dan Kesuksesan"

Hai saudara/i ku, apakah kamu menemukan yang kamu cari disini ? jika belum, cobalah lihat pada daftar isi