-->

Halal Lagi Baik Adalah Syarat Diterimanya Doa

Halal ( حَلاَل) adalah di izinkan atau diperbolehkan dalan hukum Islam, memakan hanya yang halal lagi baik, yang dikatakan baik (طَيِّبْ) adalah makanan itu masih layak dimakan atau masih bagus, belum busuk atau berulat atau basi atau apek dan lainnya sebagai ketentuan layak. 

Misalnya: ayam, dimasak dan dimakan (halal) tetapi apabila sudah lama kemudian baunya berubah atau di dalamnya sudah busuk maka disebut (tidak baik) walaupun itu halal. Firman Allah swt:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ وَاشْكُرُوا لِلَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

Artinya: ''Hai orang-orang yang beriman, makanlah diantara rizki yang baik-baik yang kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah''.  (QS.Al-Baqarah: 172)


يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ


Artinya: ''Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi dan janganlah kamu meningikuti langka-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu''. (QS.Al-Baqarah: 186)

Halal Lagi Baik Adalah

يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا ۖ إِنِّي بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ

Artinya: ''Hai para Rasul, makanlah makanan yang baik dan kerjakanlah amal shalih. Sesungguhnya Aku maha mengetahui apa yang kamu kerjakan''. (QS.Al-Mukminun: 51)



Allah swt tidak menerima amalan kecuali amalan tersebut amalan baik, bersih dari berbagai bercakan seperti sum'ah, riya' dan ujub. demikian juga jika dalam bershadaqah atau berinfak dan demikian juga dalam perkataan. Allah swt berFirman:

مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْعِزَّةَ فَلِلَّهِ الْعِزَّةُ جَمِيعًا ۚ إِلَيْهِ يَصْعَدُ الْكَلِمُ الطَّيِّبُ وَالْعَمَلُ الصَّالِحُ يَرْفَعُهُ ۚ وَالَّذِينَ يَمْكُرُونَ السَّيِّئَاتِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ ۖ وَمَكْرُ أُولَٰئِكَ هُوَ يَبُورُ

artinya: ''Barang siapa yang menghendaki kemulian, maka bagi Allah lah kemulian itu semuanya. Kepada-Nya lah naik perkataan-perkataan yang baik dan amal shalih dinaikkan-Nya dan orang-orang yang merencanakan kejahatan bagi mereka azab yang keras dan rencana jahat mereka akan hancur''. (QS.Faathir: 10)

Dalam penjelasan Firman-firman Allah swt diatas sangat jelas bagaimana yang Halal (dibolehkan) dan bagaimana yang Baik (layak) juga bagaimana do'a akan diterima Allah swt. Ada beberapa golongan yang do'anya paling cepat di makbulkan Allah swt, mungkin para pembaca sudah sangat tahu tentang golongan ini.  nah ini dia tiga golongan tersebut.

ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لاَ شَكَّ فِيْهِنَّ دَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ عَلَى وَلَدِهِ

Artinya: ''Tiga orang yang doanya pasti dikabulkan; doa orang yang terzalimi (teraniaya), doa musafir (perjalanan jauh), dan doa orang tua terhadap anaknya''. (HR.Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Tarmidzi)

Dari hadis diatas kita akan sedikit mengurainya: Pertama adalah doa orang terzalimi, doa orang yang terzalimi sangat makbul sebab tidak ada penghalang bagi orang yang teraniaya dengan Allah swt, maka dari itu janganlah kita sekalipun menganiaya atau menzalimi. Kemudian musafir, yaitu orang yang dalamperjalanan ''jauh'' karena beban yang dirasakan sangat berat. 

Kemudian doa orang tua terhadap anaknya, sangat makbul tidak ada juga penghalang doanya orang tua terhadap anaknya dengan Allah swt. Karena itu berbaktilah, mintalah ridhonya orang tua, jangan pernah sekalipun durhaka kepada orang tua sebab doa orang tua sangat makbul terhadap anaknya baik itu doa yang baik maupun buruk. Ridho-Nya Allah adalah ridhonya orang tua, jika orang tua ridho maka Allah swt akan meridhoi.

Penyebab doa tidak dikabulkan adalah memakan makanan yang haram, menggunakan barang haram, minum yang haram, berpakaian yang haram. Barang siapa yang ingin doanya dikabulkan maka hendaklah memelihara kehalalan dalam semua aspek kehidupan.

Berlangganan update artikel terbaru via email: